Ads 468x60px

Selasa, 31 Januari 2012

AMD FX-8120 VS Core i5 2500K


Sebelum hadirnya FX-8120, Core i5 2500K bisa dikatakan sebagai pemegang tampuk jawara prosesor di kelas mainstream. Setelah datangnya penantang baru ini, apakah tahta ini akan berpindah tangan? Mari simak ulasannya berikut ini!
Duel kali ini merupakan duel yang sudah ditunggu banyak orang. Ini mengingatkan kita kepada awal kemunculan AMD Bulldozer yang pernah dibandingkan langsung dengan Core i5 2500K. Maka, tak heran banyak orang penasaran dengan performa kedua jawara mainstream ini ketika disandingkan.
Di atas kertas, AMD FX-8120 terlihat unggul dengan jumlah core yang lebih banyak dan L2 dan L3 Cache yang berlimpah. Core i5 2500K terlihat memiliki base clock yang lebih unggul, akan tetapi FX-8120 memiliki kecepatan turbo yang lebih besar. Harapan di Core i5 2500K hanyalah dari efisiensi kinerja core dari Sandy Bridge yang terkenal cukup optimal. Walau terlihat sedikit timpang, akan menarik melihat hasil dari duel epik kedua prosesor mainstream ini.
Harga kedua prosesor ini relatif sama. Keduanya memiliki harga sedikit di bawah 2 juta rupiah. AMD FX-8120 dapat diperoleh dengan harga kurang lebih Rp1.990.000. Dengan harga yang sama, Anda pun dapat menebus sebuah Core i5 2500K.

Platform Pengujian

Prosesor

AMD FX-8120 “Bulldozer”
Intel Core i5 2500K

Motherboard

Memory


2x Kingston KHX1600C9D381K2/4GX

Graphic Card

Power Supply


CoolerMaster 800 Watt Silent Pro Gold
Catatan Penting:
OS yang kami gunakan adalah Windows 7 64-bit. Windows 7 dipilih karena ini adalah jenis OS yang digunakan oleh (paling) banyak pengguna PC saat ini. Kami sengaja memilih Windows, bukan Linux, karena Linux kami anggap belum bisa menjadi basis tolok ukur benchmark yang objektif untuk menggambarkan kemampuan kedua prosesor ini dan benefit langsung keduanya untuk pengguna secara luas.

PENGUJIAN/BENCHMARK : 

MS Excel (Montecarlo Test)

Intel Core i5 2500K menunjukkan sedikit keunggulan di atas pesaingnya di benchmark ini. Sepertinya, efisiensi core dari Sandy Bridge masih memberikan Intel sedikit keunggulan di atas AMD.

7Zip

Dengan menggunakan aplikasi 7Zip, kita dapat melihat kinerja sebuah prosesor saat menggunakan jumlah thread tertentu. Di pengujian kali ini, Core i5 2500K mampu menang dengan margin cukup berarti di semua pengerjaan thread, kecuali tentunya pengerjaan 6 dan 8 thread yang tak dimilikinya.
Satu hal yang cukup menarik diperhatikan adalah ketika menggunakan patch yang katanya “diperuntukkan” bagi AMD. Di pengerjaan 4 thread, kinerja 2500K meningkat 4%.

Winzip 15 (Non AES)

Software kompresi lainnya yang kami uji adalah Winzip 15. Software ini cukup populer bagi pengguna awam sehingga kami pilih menjadi salah satu benchmark kami. Pada pengujian ini terlihat bahwa FX-8120 belum dapat bersaing dengan Core i5 2500K.

Photoshop

Di pengujian menggunakan Photoshop, kembali Core i5 2500K menunjukkan keunggulannya dengan mampu meninggalkan FX-8120 dengan perbedaan 33%.

Blender

Pengujian menggunakan software 3D open source ini menunjukkan FX-8120 masih berada di belakang 2500K walau dengan perbedaan yang tidak terlalu jauh.

Cinebench

Keunggulan jumlah thread yang dimiliki oleh FX-8120 sepertinya masih tak mampu menyaingi Core i5 2500K. Walau begitu, FX-8120 masih dapat menempel ketat dengan perbedaan hanya 6%.


GAMING Performance

Left4Dead, Indoor dan Outdoor test

Jarak performa yang berkisar 30% cukup menandakan keunggulan wakil Intel atas pesaingnya. Di game yang secara efektif hanya menggunakan dua thread, terlihat efisiensi core Sandy Bridge memberikan keunggulan yang cukup besar.

Resident Evil 5, DX10

Benchmark ini sangat mengandalkan kinerja multithread. Namun, walau memiliki thread yang lebih banyak, FX-8120 masih harus mengakui keunggulan Core i5 2500K yang memiliki thread lebih sedikit.

Lost Planet 2, DX9 dan DX11

Di sini, terlihat bahwa performa AMD FX-8120 tidak terpaut jauh saat DirectX 11 digunakan. Hal ini tentunya disebabkan karena di game DirectX 11, GPU akan menerima pengalihan “beban” yang cukup signifikan.

3Dmark Vantage

Di benchmark sintetis ini, terlihat bahwa walau FX-8120 tertinggal tetapi perbedaannya tidak terlalu jauh.

3Dmark 11

Hasil uji teoritis gaming terbaru ini menunjukkan perbedaan yang tipis antara Core i5 2500K dengan FX-8120. Secara keseluruhan, perbedaan di antaranya kurang lebih 1%.

Konsumsi Daya

Untuk urusan konsumsi daya, FX-8120 terpaksa “angkat tangan” kepada pesaingnya. Perbedaan antara keduanya pada saat idle dan load hampir 35%.

Analisis

Membandingkan kedua perwakilan mainstream dari kedua brand terkemuka tentunya dapat membantu ketika kita memutuskan prosesor mana yang terbaik untuk dibeli saat ini. Kami sengaja hanya mengetes kedua prosesor ini dalam kondisi standar karena skenario inilah yang akan ditemui oleh pengguna awam. Tak banyak pengguna awam yang ingin meng-overclock prosesor mereka. Pengujian didasarkan atas kondisi “out of the box”, di mana processor berjalan di kondisi default dan pengguna tidak melakukan tweaking apa pun.
Performa software umum menunjukkan bahwa AMD FX-8120 hanya dapat mendekati Core i5 2500K di pengujian sintetik. Di pengujian lainny,a FX-8120 terpaksa mengakui keunggulan Core i5 2500K.
Performa gaming menunjukkan efisiensi core Sandy Bridge yang begitu efektif sehingga walau di aplikasi yang multi threaded, Core i5 2500K yang memiliki thread lebih sedikit mampu mengungguli FX-8120 yang memiliki core dua lebih banyak.

Kesimpulan

Kesimpulan kami di artikel ini seakan bercermin kepada kesimpulan artikel AMD FX-8150 vs Intel Core i7 2600K. Sulit bagi kami untuk menyarankan AMD FX-8120 apabila ditandingkan dengan Core i5 2500K. Performa efisiensi core Sandy Bridge membuat Core i5 2500K mampu bersaing dengan FX-8120. Untuk kategori prosesor mainstream, pemenangnya adalah Core i5 2500K.
sumber: www.jagatreview.com

AMD Memulai Era Fusion APU


AMD menghadirkan kelas baru prosesor terakselerasi yang menggabungkan kemampuan menghitung lebih dari prosesor manapun dalam sejarah komputasi.

AMD Fusion Family of Accelerated Processing Units (APUs) menyatukan teknologi multi-core CPU (x86), kemampuan DirectX11 tingkat discrete grafis yang bertenaga dan mesin pemrosesan paralel, sebuah blok akseleraasi video berdefinisi tinggi, dan bus kecepatan tinggi yang mempercepat data dari berbagai jenis core prosesor dalam satu desain.

Generasi baru dari desktop, notebook, dan netbook HD berbasis AMD Fusion APU kini tersedia dengan harga terjangkau. Tablet dan desain yang tertanam berbasis AMD Fusion APU diharapkan dapat tersedia pada akhir kuartal I 2011. Fitur-fitur baru yang tersedia meliputi stutter-free HD video playback, sebuah terobosan dalam daya komputasi untuk menangani aplikasi-aplikasi grafis yang paling diminati, kemampuan grafis DirectX 11 dan daya tahan baterai sepanjang hari.

AMD berharap, produsen terkemuka seperti Acer, Asus, Dell, Fujitsu, HP, Lenovo, MSI, Samsung, Sony dan Toshiba akan segera mengumumkan rencana mereka untuk mengeluarkan sistem berbasis AMD Fusion APU dengan nilai yang sangat bersaing dan pada harga pasaran.

"Kami yakin prosesor AMD Fusion, merupakan kemajuan terbesar dalam pemrosesan sejak pengenalan arsitektur x86 lebih dari 40 tahun silam," ujar Rick Bergman, senior vice president dan general manager AMD Products Group.

"Dalam satu langkah besar kami memampukan pengguna untuk menggunakan HD dimanapun, serta kemampuan komputasi-super pribadi dalam sebuah notebook yang memiliki daya tahan baterai sehari penuh. Ini adalah sebuah kategori baru, pendekatan baru, dan membuka pengalaman baru yang menyenangkan bagi pengguna," ujarnya.

Konten berdefinisi tinggi (HD) kini ada di mana-mana. Mulai dari video You Tube, permainan DirectX11 hingga Blu-ray, dunia menjalani dengan berbagai cara untuk menikmati konten ini dengan layanan komputer sebagai pusatnya. Berkat mesin VISION dari AMD, seperangkat kemampuan unik pada semua komputer yang didukung AMD Fusion APU, sisi visual komputasi tidak pernah tampak lebih hidup dan realistis dari sebelumnya.

Kebanyakan pengalaman komputasi terhubung dengan perangkat lunak, hingga kini, para pengembang perangkat lunak terbatasi dengan situasi dimana CPU dan GPU memproses informasi secara independen. Namun, AMD Fusion APU menghapus hambatan ini dan mengmungkinkan para pengembang untuk mengambil keuntungan penuh atas daya pemrosesan paralel dari sebuah GPU, lebih dari 500 GFLOP untuk 'Llano' APUv Seri A yang akan datang, sehingga memberikan performa superkomputer untuk pekerjaan komputasi setiap harinya. Lebih banyak aplikasi dapat dijalankan secara simultan dan bekerja lebih cepat dari desain sebelumnya pada kelas yang sama.

Sebagai tambahan, teknologi AMD Fusion memungkinkan baterai menyala sehari penuh, 10 jam atau lebih. Fitur baru penghemat daya ini hadir dalam desain single-chip yang memperpanjang waktu diantara plug-ins, bahkan saat menikmati konten HD sekalipun (
Sistem computer Ontario dan Zacate dengan APU ditawarkan mulai dari $349. Menargetkan pasar low cost netbook dan notebook.
Computer portabel buatan AMD tersebut mengunakan platform Barzos, dan lebih baik dari Intel Atom. Brazos AMD bahkan memiliki dukungan DX11, UVD 3.0 video decoder, kemampaun GPGPU dengan DirectCompute dan OpenCL.
Kebutuhan power cukup rendah, total sistem hanya 9/18W saja.